Perbedaan Ciri-Ciri Kontraksi Asli dan Kontraksi Palsu

May 19, 2019 By admin

Perbedaan Ciri-Ciri Kontraksi Asli dan Kontraksi Palsu

Selama trimester akhir sering kali terjadi kontraksi namun bukan merupakan kontraksi tanda akan melahirkan, yang sering disebut kontraksi palsu. Agar dapat memahami dan membedakan jenis kontraksi yang Anda rasakan, berikut ini adalah perbedaan ciri ciri kontraksi asli dan palsu.

Kontraksi Palsu

Kontraksi Palsu atau dalam istilah medis Braxton Hicks merupakan kondisi normal yang kerap kali terjadi selama masa akhir kehamilan atau menjelang waktu kehamilan. Kontraksi palsu ini adalah cara tubuh mempersiapkan atau mengkondisikan rahim dan jalan lahir sejak jauh-jauh hari agar proses persalinan berjalan dengan baik.

Beberapa ibu menggambarkan kontraksi palsu ini seperti pengetatan atau pengencangan perut yang hilang timbul. Beberapa ibu juga mengatakan kontraksi ini seperti kram menstruasi ringan. Meskipun memiliki rasa yang tidak nyaman, namun kontraksi Braxton Hicks bukan merupakan tanda persalinan.

Ciri-ciri kontraksi palsu antaranya tidak begitu menyakitkan, tidak terjadi secara berkala, muncul sesekali, tidak menjadi semakin sakit saat berjalan, durasi kemunculan lebih sebentar dibanding rentang waktu kemunculan dan kontraksinya cenderung tetap atau tidak semakin menguat.

Kontraksi palsu ini tidak selalu muncul pada kehamilan, jika muncul umumnya terjadi mulai pada akhir trimester kedua dan semakin sering ketika memasuki trimester 3. Frekuensi tiap terjadinya kontraksi akan berbeda-beda riap orang. Kontraksi ini normal, maka tidak perlu khawatir.

Jika kontraksi ini mengakibatkan rasa tidak nyaman, Anda dapat melakukan beberapa hal yang dapat mengurangi rasa tidak nyaman. Salah satunya adalah jalan-jalan, kontraksi palsu sering berhenti ketika Anda mengubah posisi atau bangun dan bergerak. Istirahat lah seara cukup dan buat badan Anda menjadi rileks dengan mandi air hangat atau mendengarkan musik.

Kontraksi Persalinan

Beberapa ibu hamil mengambarkan kontraksi melahirkan terasa seperti kram menstruasi yang kuat atau yang lain mengatakan rasanya mules seperti saat kram diare. Kontraksi persalinan akan menimbulkan rasa sakit dan tekanan di panggul serta rasa sakit dan tidak nyaman di punggung atau perutu bagian bawah.

Ada beberapa tanda khas pada kontraksi persalinan seperti kontraksi setiap 10 menit atau lebih dari lima kontraksi dalam satu jam, kontraksi biasa atau rasa sakit di punggung atau perut bagian bawah, peningkatan tekanan di panggul atau vagina, perdarahan pada jalur lahir dan keluar cairan dari jalur lahir. Jika hal ini terjadi segera hubungi dokter atau bidan.

Kontraksi persalinan (asli) dan kontraksi palsu dapat Anda bedakan agar tak salah menilai kontraksi ini. frekuensi kontraksi palsu lebih acak dan jarang sedangkan kontraksi asli datang secara berkala dan berlangsung 30-70 detik dan semakin lama semakin kuat. Kontraksi palsu dapat hilang ketika Anda merubah posisi atau berjalan sedangkan kontraksi asli tidak.

Mengetahui ciri-ciri kontraksi sangat penting untuk menentukan kapan waktu persalinan. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda. Artikel tentang kehamilan dan Berbagai informasi seputar parenting dapat Anda lihat di Orami Magazine dengan mengunjungi laman orami.co.id.

Pilihan Redaksi

shares